Bismillah, let's do the best insya Allah we will get the best and be the best. Ok!

Senin, 28 November 2016

Ekstrakurikuler Jurnalistik

Share & Comment

Ekstra Jurnalistik



Bagi sebagian madrasah, ekstrakurikuler (ekskul) jurnalistik masih dianggap asing. Hal ini wajar karena sejak lama ekskul di madrasah masih mengedepankan keinginan birokrat pendidikan daripada kepentingan peserta didik. Akibatnya, siswa mengikuti ekskul yang penting hadir dan hanya menggugurkan kewajiban. Seharusnya ekskul di madrasah dapat menyalurkan bakat serta minat siswa bukan karena terpaksa.

Selain dapat menyalurkan bakat minat, ekskul di madrasah juga harus mampu memberikan life skill (kecakapan hidup) kepada siswa setelah selesai mengikuti kegiatan tersebut. Apalagi tidak semua lulusan madrasah dapat meneruskan pendidikannya. Artinya, apabila tidak meneruskan sekolahnya, kegiatan ekskul di madrasah dapat menjadi bekal hidup setelah lulus. Di antara ekskul yang dapat menyalurkan bakat minat sekaligus memberikan life skill adalah jurnalistik. Oleh karena itu, mulai tahun pelajaran 2015/2016 MTs Negeri Triwarno mengadakan ekstrakurikuler jurnalistik.

Kegiatan Ekstra Jurnalistik  dilaksanakan seminggu satu kali pada hari Kamis. Peserta semuanya dari kelas FDS(Full Day School) yaitu kelas 7 dan 8. Untuk lebih mengefektifkan pembelajaran, kelas 7 dan 8 dijadikan satu kelas. Pembimbing ekstra jurnalistik adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia yaitu Slamet, S.Pd. dan Siti Nurhaida, S.Pd. Dalam prakteknya pembimbing bergantian untuk menyampaikan materi. Materi disesuaikan dengan silabus dan kebutuhan.

Ketika majalah akan terbit siswa yang ikut ekstra jusnalistik diharapkan menulis yang nantinya akan diterbitkan untuk majalah tersebut. Tulisan itu bisa berupa puisi, cerpen, pengalaman tak terlupakan, profil kamad/guru, atau artikel-artikel lainnya.

Dengan mengikuti ekskul jurnalistik siswa dapat belajar menulis, setelah itu hasil tulisannya dapat dipasang di majalah dinding madrasah. Bisa juga hasil tulisannya diterbitkan majalah Gema Matriks yang akan terbit setiap bulan Desember. Dimungkinkan juga apabila tulisannya bagus bisa dikirimkan ke berbagai media. Setelah dimuat di media massa, anak bisa merasakan hasil jerih payahnya. 

Tidak hanya itu dengan jurnalistik dapat membantu anak dalam memahami mata pelajaran yang ada di madrasah, khususnya dalam mata pelajaran bahasa (Indonesia. Apalagi dalam kurikulum terbaru Kurikulum 2013 yang merupakan kurikulum berbasis teks. Semua materi pelajaran disajikan dalam bentuk teks.

Anak untuk bisa menulis tentunya tidak hanya sekali menulis terus tulisannya sudah bagus. Dalam hal ini karena menulis adalah kemampuan yang membutuhkan proses anak harus mencoba-coba menulis dan menulis lagi. Apabila tulisan pertama belum memuaskan bukan berarti anak tersebut tidak bisa menulis tapi belum mendapatkan kemampuan yang terbaik. Anak jangan terus berputus asa. Kegagalan pertama kedua dan seterusnya merupakan jalan menuju kesuksesan.

Di samping mengajari menulis, ekskul jurnalistik melatih anak tampil lebih berani karena di antara materi jurnalistik adalah hunting (memburu) berita. Dalam mencari berita, anak harus berani wawancara dengan narasumber dari berbagai profesi. Di sisi lain, ekskul jurnalistik juga mengajari anak agar lebih kritis terhadap apa yang terjadi di lingkungan. Dengan kata lain anak akan tanggap apa yang terjadi disekitarnya kemudian direfleksikan dalam bentuk tulisan.

Apa yang dilihat saat itu bisa langsung ditulis ke dalam berita atau tulisan-tulisan lainnya. Semakin sering menulis, anak akan mendapatkan kemampuan yang diinginkan. Selamat menulis! Semoga sukses!

Tags:

Written by

MTsN Triwarno Kutowinangun Kebumen

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 

Berlangganan Informasi

Copyright © MTsN Triwarno Kutowinangun | Powered by Website Sekolah