Bismillah, let's do the best insya Allah we will get the best and be the best. Ok!

Rabu, 11 Oktober 2017

Profil Siti Romlah

Share & Comment

Romlah, Guru IPS yang Gesit dan Cekatan

Siti Romlah merupakan sosok guru IPS yang terkenal tegas dan disiplin. Dia mengajar di MTs Negeri Triwarno Kutowinangun sejak tahun 1992 sampai sekarang. Tahun 2017. Jadi sudah 25 tahun Romlah mengabdi di madrasah yang dulunya berada di tengah sawah. Sebelum mengajar di MTs Negeri Triwarno Kutowinangun, dia menjadi GTT (Guru tidak Tetap) di PGAN 6 tahun Kebumen selama 3 tahun.
Pengalaman yang paling berkesan sampai sekarang masih diingat di benak Romlah ketika mengajar di MTs Negeri Triwarno Kutowinangun. Pertama kali mengajar dan mendapat tugas dari kepala madrasah sebagai ibu asrama. Bagi orang lain itu tugas biasa tapi buat Romlah itu tugas yang luar biasa. Guru muda yang belum berpengalaman tapi menjadi Ibu Asrama.
Dengan sabar dan tekun dijalaninya tugas tambahan itu. Hingga pada suatu hari ketika Romlah sedang membahas tentang menu makan siang bersama anak-anak asrama, dia lupa sejenak dengan buah hatinya. Anaknya yang baru berumur 4 tahun ditinggal bermain sendiri. Saking asyiknya berbincang dengan anak-anak asrama, tanpa disadari buah hatinya yang bernama Ahmad Novan Sugiarto sudah bermain sampai pinggir sungai.

Betapa kagetnya Romlah ketika keluar ruangan tidak didapatinya buah hatinya di tempat semula. Dengan wajah cemas dan lari ke luar pagar. “Saya sampai lari tergopoh-gopoh sambil cincing rok” urai Romlah dengan mata berkaca-kaca mengenang peristiwa tersebut. didapatinya Si Novan sudah tercebur ke sungai kecil depan MTs Negeri Triwarno Kutowinangun.

Beruntung buah hatinya masih sehat dan bisa diselamatkan. Atas pertolongan Ibu Mardi yang merupakan istri pak kebon di MTs Negeri Triwarno Kutowinangun dan sudah almarhum. “Wajah Novan waktu itu pucat karena dah sempat minum air sungai” imbuh Romlah dengan wajah yang sedih. Dari pengalaman tersebut, Romlah sekarang sadar bahwa ia tidak boleh lalai dan ceroboh dalam menjalankan sesuatu. 

Selain tegas dan disiplin, dia juga sosok yang antikotor. “Pokoknya semuanya harus bersih” terang Romlah dengan semangat. Karena orangnya suka bersih, maka tak salah kalau Kepala MTs Negeri Triwarno Kutowinangun sekarang memberi tugas tambahan sebagai Koorbid Pengembangan dan Penataan Lingkungan. Bidang tersebut bagian TIM Adiwiyata dan ekstakurikuler Kaling (Kader Lingkungan). Dari tanggung jawab itu dia selalu berangkat pagi sekali. Keluar rumah dari Kuwarisan sekitar pukul 06.00 yang berjarak kurang lebih 2 km dan langsung berkeliling ke setiap kelas untuk mengecek kebersihan ruangan.
Romlah sebetulnya adalah asli dari Kauman Kebumen tetapi setelah menikah mengikuti suami yang orang Kuwarisan Kecamatan Kutowinangun. Romlah mempunyai 3 anak yang semuanya laki-laki. Salah satunya yang sulung sudah berkeluarga dan sudah mempunyai anak. Jadi Romlah sudah mempunyai cucu dan dipanggil enyang putri.

Meskipun sudah tua tapi semangat masih seperti guru-guru  muda lainnya. ”Umur tak menghalangi seseorang untuk berkarya” tegas Romlah sambil menutup perbincangan siang itu.


Disusun oleh Hulia Faiza, Isnaini Hikmawati, Islami Fatima, dan Putri Wulandari (Tim Ekstra Jurnalistik MTs Negeri Triwarno Kutowinangun) Hasil dari Pelatihan Jurnalistik Menulis Feature.
Tags:

Written by

MTsN Triwarno Kutowinangun Kebumen

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 

Berlangganan Informasi

Copyright © MTsN Triwarno Kutowinangun | Powered by Website Sekolah